Renungan Minggu, 3 Oktober 2021 KELUARGAKU DISUCIKAN DOSANYA OLEH KEMATIAN KRISTUS (Ibrani 1: 1-4) "Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi." Khotbah Ibrani 13:4-6, Pekan Keluarga Wari IV, 5 Juni 2013. Interitus : "Kerinalah kam ngergaken perjabun. Kegeluhen perbulangen ras ndehara i bas perjabun la banci melket. Dibata pagi ngukumsa kalak si erlagu la mehuli bage pe si erlua-lua." (Heber 13:4) Ogen : Epesus 1 : 3 - 6; Khotbah : Ibrani 13 : 4 - 6. Thema : Tema Khotbah : Peranan Doa dalam Pekabaran Injil Tanggal : 03 November 2013 Nats : Kolose 4:2-4; 2 Tesalonika 3:1-5; 1 Timotius 2:1-7 Tujuan : mengajarkan jemaat tentang pentingnya doa dalam pekabaran Injil supaya semangat misi dan Amanat Agung Tuhan Yesus dapat terwujud Konsep penginjilan bukan sekedar memberitakan Injil, mengutus orang-orang Khotbah Di Atas Bukit. "Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.". Matius 5:4. Dukacita yang dinyatakan di sini adalah hati yang sungguh berduka karena dosa. Yesus mengatakan, "Dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku" Yohanes 12:32). Dan sementara seseorang Penulis Surat Ibrani sudah banyak mengamati cara bagaimana orang percaya meninggalkan iman mereka. Dia sudah mengerti bahwa orang percaya tidak akan jadi dingin terhadap Tuhan Yesus dengan seketika. 3YKe84.

khotbah ibrani 2 1 4